Anas Urbaningrum Tersangka, Ketua Umum PD Diganti

Anas Urbaningrum hari ini resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Hal ini sebagai respon terhadap status Anas Urbaningrum sebagai tersangka KPK.


Status tersangka Anas Urabaningrum masih menjadi polemik dan pro kontra. Beredar rumor bahwa penetapan status tersangka Anas Urbaningrum adalah sebuah rekayasa dan terkesan dipaksakan.

Anas menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah dan tidak ada kaitannya dengan penyelewengan dana dalam proyek Hambalang.

Dalam pidatonya hari ini, Anas juga menyatakan agar Ketua Umum baru partai Demokrat bisa menjalankan tugasnya lebih baik. Anas juga menambahkan bahwa selama dia menjalankan tugasnya sebagai Ketua Umum partai Demokrat, Anas menyadari ada kelebihan dan ada juga yang masih bolong-bolong yang harus dibenahi lagi.

Anas terlihat tegar dan menyatakan tidak menyesali dan mengeluh dengan apa yang menimpa dirinya saat ini. Anas menegaskan bahwa ini semua adalah konsekuensi dari keputusannya untuk terjun ke dunia politik.

Anas juga mengatakan bahwa meski sekarang dia sudah tidak di dalam partai demokrat tetapi dia akan tetap menjalin hubungan baik dan persaudaraan dengan para kader demokrat di seluruh Indonesia. Dan Anas tetap akan terus berkontribusi dalam bidang politik dan proses demokrasi Indonesia ke arah yang lebih baik.  Sepertinya Anas tidak akan mengehentikan langkahnya untuk tetap berada dan terjun di dunia politik Indonesia.


Bookmark and Share

Ashanty Mengidap Penyakit Radang Selaput Otak

Sepertinya belum selesai cobaan yang dialami oleh Anang Hermansyah. Sekarang dia harus menghadapi isteri nya Ashanty mengidap penyakit radang selaput otak. Penyakit ini sebenarnya berbahaya dan bisa berakibat kematian. Namun Ashanty masih beruntung karena menurut hasil pemeriksaan MRI tidak ditemukan indikasi penyakit berbahaya di dalam otak Ashanty. “Hasil pemeriksaan MRI semua baik, dan artinya penyakit Ashanty tidak berat,” terang Jusuf di Jakarta. Penyakit yang dialami Ashanty belum sampai ke otak sehingga tidak sampai membahayakan Ashanty. Tetapi Ashanty harus tetap istirahat total. Semoga cepat sembuh Ashanty.

Bookmark and Share

Raffi Ahmad vs Yuni Shara vs Wanda Hamidah

Raffi Ahmad menolak bertemu dengan Yuni Shara termasuk menolak barang yang dibawakan Yuni Shara untuk Raffi Ahmad. Menurut pengacara Raffi Ahmad bahwa Raffi mengatakan bahwa Yuni tahu semua atas yang diperbuat terhadap Raffi Ahmad. Hal tersebut seperti menguatkan pernyataan pengacara Farhat Abbas yang mengatakan bahwa dibalik penggrebekan rumah Raffi Ahmad oleh BNN ada sangkut pautnya dengan Yuni Shara. Tapi apakah benar Yuni Shara tega sampai menjebloskan Raffi Ahmad ke penjara?

Kebalikannya sikap Raffi terhadap Yuni Shara, Wanda Hamidah mendapat perlakukan istimewa dari Raffi Ahmad. Janda cantik ini dengan leluasa menjenguk Raffi Ahmad di BNN dan bahkan sampai ikut mengantarkan Raffi Ahmad ke pusat rehabilitasi.

Wanda Hamidah ikut terseret dalam kasus penggebekan di rumah Raffi Ahmad oleh BNN, karena kebetulan sekali Wanda sedang berada di rumah Raffi saat itu. Hal tersebut mengundang spekulasi dalam masyarakat bahwa Wanda Hamidah memiliki hubungan khusus dengan Raffi Ahmad. Meski menolak memberi penjelasan perihal hubungan mereka, namun Wanda Hamidah nampak sekali mendapatkan posisi istimewa dalan hal menemui dan bahkan ikut mengantarkan Raffi Ahmad ke pusat rehabilitasi.

Ada apa dan apa yang sebenarnya terjadi antara Raffi Ahmad dan Yuni Shara? Hubungan apa pula yang terjalin antara Raffi Ahmad dan Wanda Hamidah? Dan apakah benar Yuni Shara cemburu terhadap Wanda Hamida?

Bookmark and Share

Raffi Ahmad dan Chatinone, Daun Khat

Sejak digerebeknya rumah artis Raffi Ahmad atas dugaan kasus narkoba, sepertinya masyarakat Indonesia hampir setiap hari disodori berita tentang Raffi Ahmad. Beruntung sekali bagi artis Irwansyah, Zaskia Sungkar dan Wanda Hamidah yang bisa keluar dari BNN setelah menginap di BNN selama beberapa hari dan setelah melalui beberapa kali tes urin dan rambut untuk memastikan bahwa mereka memang tidak menggunakan narkoba.

Tapi tidak beruntung bagi Raffi Ahmad karena sampai saat ini Raffi masih belum bisa bebas dari dekapan BNN. BNN bersikeras bahwa Raffi Ahmad termasuk dalam pengguna narkoba meski dari hasil tes urin terbukti bahwa Raffi Ahmad negatif atas pemakain narkoba. Hanya saja berdasarkan hasil tes urin tersebut, Raffi Ahmad terdeteksi mengandung chatinone yang dijadikan dasar oleh BNN untuk tetap menahan Raffi. Sedangakan menurut Pengaca Raffi Ahmda, Hotma Sitompul mengatakan bahwa zat chatinone belum ada dalam undang-undang narkoba.

Sebelumnya masyarakat masih awam dengan nama zat chatinone. Zat ini berasal dari daun Khat yang di negara Yemen adalah daun yang biasa dikonsumsi setiap hari oleh masyarakat di sana. Malahan setelah booming berita Raffi Ahmad dengan chatinone nya, ternyata ada orang-orang Indonesia yang menanam pohon Khat, antara lain atas permintaan masyarakat timur tengah. Namun mereka terkena imbas atas kasus Raffi Ahmad dan akhirnya mereka harus merekan perkebunan pohon Khat mereka harus dibakar.

Entahlah sebagai orang awam, jika tidak ada kasus Raffi Ahmad yang hanya terindikasi oleh zat chatinone, apakah BNN akan membakar perkebenan daun Khat? Apakah mereka baru mengetahui ada perkebunan Khat di Indonesia? Apakah semua seperti dipaksakan agar Raffi Ahmad tetap berada pada statusnya sebagai pengguna narkoba?

Bookmark and Share

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts